PR IPM

Apakah Haid Kita Normal ?

Haid atau Menstruasi merupakan salah satu kondisi alami yang terjadi dalam kehidupan wanita yang sehat. Meskipun demikian, kondisi ini bukanlah hal sederhana yang bisa dianggap enteng. Sebab, tak sedikit wanita yang masih belum paham betul mengenai fakta haid yang dialaminya.

            Haid adalah sebuah siklus hormonal dalam tubuh wanita. Melalui siklus ini, tubuh wanita menyiapkan diri terhadap kemungkinan adanya kehamilan setiap satu bulan. Secara bahasa haid diartikan sebagai suatu proses mengalir, jika diihat dari terminologinya haid adalah darah yang keluar dari kemaluan seorang perempuan tanpa rasa sakit  dan dalam keadaan sehat.

            Pada prosesnya, dinding rahim akan menebal dan indung telur melepaskan sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma. Bila tidak ada pembuahan dan kehamilan tidak terjadi, tubuh akan meluruhkan dinding rahim yang menebal dalam wujud darah haid.

            Dasar hukum haid terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 222 yang artinya : “Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, “itu adalah sesuatu yang kotor”. Karena itu jauhilah istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.”

A. Perbedaan Darah Haid dan Darah Penyakit

          Pada umumnya haid normal terjadi setelah usia 9 tahun, lamanya waktu haid memiliki durasi yang berbeda-beda. Batasan minimal haid 3 hari, darah haid maksimal 15 hari. Jika melebihi  dari 15 hari maka dikatakan sebagai istihadhah atau darah penyakit. Istihadhah  adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita diluar kebiasaan bulannya atau diluar waktu haid.

            Dalam ilmu kedokteran istihadhah disebut “disfungsional uterin problem” artinya pecahnya pembuluh darah di rahim yang bukan penebalam. Perbedaan darah haid dan darah istihadhah mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Perbedaan warna, darah haid berwarna lebih pekat sedangkan darah istihadhah umunya berwarna merah segar.
  2. Kekentalannya, darah haid kental sedangkan darah istihadhah sebaliknya.
  3. Aromanya, darah haid beraroma tidak sedap sedangkan darah istihadhah tidak memliki aroma.

B. Siklus Menstruasi

          Siklus haid yang normal berkisar antara 28-29 hari. Namun, masa menstruasi bervariasi bagi setiap wanita hampir 90% wanita memiliki siklus haid 21-35 hari, sekitar  10%-15% yang memiliki siklus haid 28 hari dan beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur (kondisi haid yang tidak teratur dapat menjadi indikasi adanya masalah kesuburan).

            Tahapan siklus menstruasi dalam siklus 28 hari diberikan dalam bentuk gambar sebagai bagan berikut :

            Siklus menstruasi terjadi dalam 4 tahapan yaitu :

  1. Fase pendarahan/ menstruasi
  2. Fase folikuler/ pra ovulasi
  3. Fase ovulasi
  4. Fase luteal/ pasca ovulasi

            Hari pertama pada fase menstruasi dihitung sebagai hari pertama siklus, pada umunya selang waktu fase menstruasi adalah hari ke  1 sampai 5.  Kemudian berlanjut ke siklus ke dua yang biasanya berlangsung hari ke 6 sampai 13. Selanjutnya ke fase ovulasi yaitu pada hari ke 14 terhitung dari hari pertama keluarnya darah menstruasi. Berikutnya ke fase terakhir dalam siklus menstruasi yaitu fase pasca ovulasi yang pada umunya berlangsung pada hari ke 15 sampai 28 hari.

Hal-hal yang harus dihindari saat haid

–  Begadang

–  Kurangi aktivitas yang terlalu berat

–  Hindari kafein yang berlebihan

–  Makanan asin

Ibadah yang boleh dilakukan saat haid

Melakukan doa pada saat tertentu

Mengikuti kajian keagamaan

Membantu orang lain

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *